Senin, 01 Maret 2010

WAJAH FIR'AUN

INGIN tahu bagaimana wajah nenek moyang Fir’aun? Datang saja ke Mesir karena baru-baru ini tim arkeolog berhasil menemukan sebuah patung besar yang mengabadikan kepala salah satu raja (Firaun) Mesir Kuno yang paling terkemuka, Amenhotep III. Raja itu memerintah Mesir 3.400 tahun lampau.
Menurut Dewan Benda-benda Purbakala Mesir, patung kepala Amenhotep III seukuran tubuh manusia dewasa itu ditemukan di lokasi penggalian reruntuhan kuil pemakaman para Firaun di kota Luxor, yang terletak di Mesir bagian selatan.
Pemimpin tim penggalian, Dr. Hourig Sourouzian, yakin bahwa itu merupakan patung Amenhotep III terbaik yang pernah ditemukan hingga kini.
Para ilmuwan melakukan tes DNA dan CT scan pada sejumlah mummi telah mengidentifikasi Amenhotep III sebagai kakek Tutakhamun, raja remaja yang lahir dari perkawinan sedarah antara Akhenaten dan saudara perempuannya, yang sama-sama keturunan Amenhotep III.
Hourig Sourouzian mengatakan kepala Amenhotep adalah salah satu dari 84 artefak yang digali di kuil pemakamannya di tepi barat Sungai Nil di Luxor.
"Kami telah mengumpulkan sejumlah besar potongan-potongan patung granit merah yang pernah berdiri di bagian selatan dari pengadilan besar di kuil penguburan Amenhotep III," kata Sourouzian sambil menambahkan bagian patung sedang diperbaiki.
"Patung-patung lain yang ditemukan selalu dalam keadaan sudah rusak, sudah terkikis entah itu di bagian hidung atau bagian lain di wajah," kata Souzourian. "Namun, patung yang ditemukan kali ini begitu mulus dan tidak ada yang rusak," lanjut dia.
Amenhotep III adalah kakek Firaun cilik yang terkenal, yaitu Tutankhamun. Dia memerintah Mesir Kuno dari 1387-1348 Sebelum Masehi (SM). Saat itu Kerajaan Mesir tengah mengalami puncak kejayaan dan memerintah wilayah yang lebih luas, dari Nubia di selatan hingga Suriah di utara.
Menurut Souzourian, Amenhotep III terkenal membawa Mesir ke puncak peradaban kuno. Saat itu perdamaian dan kemakmuran terjadi secara bersamaan di Mesir.
Para pemahat pun menghasilkan teknik-teknik terbaik di masa mereka. Itu terlihat bahwa patung kepala Amenhotep III sudah simetris. "Penampilannya mungkin sudah persis dengan bentuk patung itu dan dia mungkin sangat tampan," kata Souzourian.
Kuil pemakaman Amenhotep III tampaknya hancur akibat banjir sehingga yang tersisa kini hanya reruntuhan dinding. Namun di lokasi itu, tim arkeolog juga berhasil menemukan sejumlah artefak dan patung, termasuk dua patung Amenhotep yang terbuat dari batu granit hitam. Benda-benda itu ditemukan Maret tahun lalu. (ini/vvn/erw)
Disariakan dari esq magazine.com oleh Moh As Syakir (bangkit.syahid@gmail.com)

Tidak ada komentar: